Rabu, 10 September 2008

Laporan Pertemuan & Informasi, Sabtu – 26 Juli 2008

Rotarian yang budiman ;

Perasaan sedih tersirat di wajah President Janie dan IPP Noeroes Sjalam tatkala memasuki ruang pertemuan untuk memulai acara fellowship, karena belum satupun anggota yang hadir di Wisma Joglo siang itu. Bahkan setelah pertemuan resmi dibuka pada pukul 13.30 wib dan kemudian di-break beberapa saat untuk menunggu rekan2 lainnya ternyata jumlah anggota yang hadir tidak bertambah ; tetap hanya 7 Rotarians plus tamu kita PP Miyati Saptodewo atau dengan kadar hadir hanya 21,21 pCt. Board sangat mengharapkan ke-sediaan rekan2 yang tidak hadir melakukan make up pada kesempatan berikutnya untuk peningkatan kadar hadir. Terimakasih sebelumnya.

Mengawali pertemuan resmi siang itu, Rtn President Janie mengajak hadirin untuk memanjat-kan doa sehubungan dengan wafatnya rekan kita PP Soeharmono Tjitrosoewarno (RC Bandung) pada hari Senin 21 Juli 2008 pukul 6.50 wib di Rumahsakit St. Borromeus, dan telah dimakamkan hari itu juga pukul 12.30 wib di TPU Gumuruh. Semoga arwah Almarhum diterima di sisi Allah SWT, diampuni dosa dan kehilafannya, serta semoga pula keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan Iman menghadapi cobaan ini. Amin.

Mengisi president time selama beberapa saat, Rtn Janie menyampaikan himbauan kehadiran para Rotarian sekalian dalam regular meeting klub. Karena tanpa kehadiran Rotarian, klub tidak dapat membahas program2 kerja klub sampai tuntas. Demikian juga untuk mengundang guestspeaker, klub akan menanggung malu bila angka kehadiran minim. Oleh karena itu, sisihkanlah waktu Rotarian sejenak untuk menghadiri pertemuan mingguan klub kita tercinta.

Pada kesempatan berikutnya beberapa surat masuk dikemukakan oleh President Janie, yaitu :

 Surat dari RC Bandung berisi undangan guna menghadiri regular meeting klub tsb pada hari Senin tanggal 4 Agustus 2008 jam 19.30 wib di Hotel Panghegar. Acara akan diisi presentasi tentang “3-H Membership” oleh PDG Osman Aman. Silahkan para Rotarian untuk mengikuti acara tsb sambil “make up”.
 Proposal dari SDN Mekarwangi tentang per-mintaan bantuan untuk honorarium petugas Pondok Baca, serta biaya untuk pemberian makanan tambahan (bubur kacang ijo) bagi siswa SDN Mekarwangi.
 SMS diterima dari putra PP Aa, yang me-nyampaikan ucapan terimakasih atas perhatian yang diberikan oleh klub. Sampai minggu ini PP Aa masih berada di Jakarta, sehingga rencana klub untuk menjenguk beliau belum bisa di-laksanakan.

Menginjak pada acara pokok siang itu. Seperti telah dijadwalkan sebelumnya,untuk mengisi acara siang itu klub mengundang PP Miyati Saptodewo dari RC Kotakembang untuk menyampaikan Rotary Information.

Informasi singkat namun cukup padat yang disam-paikan beliau siang itu antara lain mencakup job descriptions setiap committee (Club Administration, Membership, Public Relations, Service Projects & The Rotary Foundation Committee) berikut sub-committee-nya masing2.
Sebagaimana dimaklumi bersama bahwa untuk dil-aksanakan di tahun Rotary 2008-2009, Rotary International mencanangkan program Clean Water & Environment, Health & Hunger, Literacy & Education.
Ditegaskan oleh PP Miyati bahwa gagasan PP Moch. Memed di bidang environment berupa Penyelamatan Sumberdaya Air (di kawasan Dago) merupakan ide yang baik untuk dilaksanakan oleh klub. Disarankan untuk segera disusun proposal-nya karena harus dilakukan bekerjasama dengan beberapa instansi terkait.
Di bidang kesehatan cukup banyak yang dapat dikerjakan terutama penyakit yang diderita anak2 balita yang disebabkan oleh sanitasi yang buruk dan kekurangan gizi. Di bidang literacy dan pendidikan bisa dilakukan bagi anak2 di pedesaan, seperti di desa binaan klub dengan membentuk RCC (Rotary Community Corps) sebagai pelak-sananya. Rotary juga menyediakan beasiswa dan grants di bidang pendidikan yang didanai oleh Rotary Foundation seperti : ambassadorial scholar-ship, grants for university teacher dll.
Pendanaan untuk proyek2 klub bisa didapat me-lalui : jalinan club to club (sister club), matching grants program atau WCS (World Community Service). Untuk memanfaatkan DDF (District Designated Fund) sangat diharapkan kontribusi para anggota ke Rotary Foundation dengan me-nyumbang US$. 1.000 yang selanjutnya akan di-nobatkan sebagai PHF (Paul Harris Fellow).

Hal yang penting dilakukan, hendaknya klub harus bisa membenahi attendance anggota, program klub, dll-nya. Beberapa hal yang harus dijalankan pula dalam membership antara lain recruitment, retention dan club extension.
Betapa pentingnya pula fungsi Bendahara yang me-manage keuangan klub, dan fungsi Sekretaris yang menjadi tulang punggung Club President.

Untuk meningkatkan pengetahuan tentang Rotary, hendaknya klub harus mengikutsertakan anggota & Board-nya dalam kegiatan2 yang diselenggarakan oleh Distrik seperti : District Conference (DisCon), District Assembly (DistAss), Membership Seminar, The Rotary Foundation (TRF) Seminar, Magic of Rotary (MOR), District Team Training Seminar (DT TS), Group Discussion Leaders Training Seminar (GDLTS), President & Secretary Elect Seminar (untuk Incoming President & Secretary), dll.
Demikian antara lain Rotary Information dari PP Miyati Saptodewo yang diakhiri tanya-jawab.

Mengisi acara terakhir siang itu, PP Memed melontarkan gagasannya tentang Penyelamatan Sumber Daya Air. Kegiatan yang akan diadakan dalam bentuk Seminar Sehari seperti pernah dilakukan beberapa tahun silam (Banjir di Cekungan Bandung Selatan). Seminar ini akan melibatkan pakar2 dari beberapa instansi terkait, dan direncanakan pula kegiatan ini merupakan Program bersama Rotary clubs se-Bandung.

Rotarian sekalian ; sekian laporan kami dari pertemuan hari Sabtu lalu yang berakhir pada pukul 16.00 wib.

Salam dalam Rotary,
REPORTER PENGGANTI.

Tidak ada komentar: